Thursday, October 4, 2012

Like I Said, I'll Be Back

Kalau kita pernah menginjak tanah yang belum pernah kita injak sebelumnya, misalkan saja pulau lain, maka akan banyak kita temui mitos2 yang berhubungan dengan kemungkinan untuk kembali lagi ketempat itu. Seperti ketika aku menjalani tahapan SLA di Taman Nasional Gunung Palung. Masyarakat setempat mengatakan pada kami bahwa jika kami telah meminum air sungai putih, maka kami akan kembali lagi suatu saat nanti. Yang lain mengatakan bahwa jika kami sudah mandi dengan air laut di Pantai Datuk, maka kami akan kembali lagi kesana. Dan masih banyak lagi kisah2 masyarakat yang biasa kita dengar.

Setahun yang lalu, ketika kakiku menginjak tanah di buminya King Kamehameha ini, aku tidak pernah mendengar ada mitos yang mengatakan mengenai hal serupa. Tapi benar bahwa kemudian aku minum air dari sini, dan juga berenang di pantai yang cukup mendunia itu. Waikiki.

Ternyata, skarang aku bisa kembali menginjakkan kaki ini disini. Menginap di tempat yang sama, meeting di bangunan yang sama, makan di beberapa tempat yang sama, berenang dan menikmati matahari terbenam di tempat yang sama, dan dengan orang2 yang nyaris sama juga dengan tahun lalu. Nikmat Tuhan yang mana lagi yang engkau dustakan? hehehhee....

Aku hanya ingin menceritakan kisah perjalananku kali ini. Perjalanan yang sedikit kering kerontang karena partner in crime ku tidak bisa ikut berangkat. Again, wish you all the best buddy... Beberapa kejadian yang membuatku semakin merindukan temanku itu, terjadi di beberapa tempat, dan beberapa kisah. Aku akan menceritakan beberapa saja... :-)


Pertama adalah ketika di kami harus transit di Korea. Rupanya, hotel yang kami gunakan untuk menginap berbeda dari hottel yang dulu kami pakai. Hotel ini berada di luar area Bandara Incheon. Namun, hotel tersebut masih termasuk jaringan hotel bandara juga. Namanya Incheon International Queen Hotel. Sekitar 10 menit dari bandara. Entah kenapa dan kenapa, kami akhirnya harus membayar mahal dan memutuskan untuk membatalkan pesanan salah satu kamarnya. Dalam kebingungan yang tak terungkap, aku membatin "kalau cuma 7 jam, kenapa kita tidak tidur2an di bandara aja ya?" Tapi memang sih, fasilitas hotelnya mantabs. Seperti kamar yang untuk keluarga besar gitu deh. 2 tempat tidur, 2 toilet, sofa, tv, dan dekstop komputer lengkap dengan internetnya yang paten. hehhehee...

Sepulangnya dari makan siang, aku meminta temanku untuk mengambilkan gambar di depan hotel. Setelah memberi pengarahan mengenai apa yang aku mau, akupun bergaya selayaknya aku. hohohohoho. Photo ini hasilnya:


Looking at this picture, I think she will understand what i mean and what makes pain... Because we had the same condition last couple years when we're in Bali. Took a picture in front of Hard Rock Cafe. Hahahhaa.... I missed you so mbak'e... :-P

The rest of the trip to Honolulu is not the good one, but it doesn't mean the worst
All of those bad mood, paid off by the nicely goody bag which i found above the fridge in my room. Aneita doing something nice as an organizer of our Annual Meeting this year. When i looks into that goody bag, i saw there are many kind of food, candy, peanuts, musli, etc. Thank you so much Aneita... :-)

And look... I got a beautiful capture in my first day in my lovely sweet corner room. Cute fish goody bag, double bed, big TV, and perfect sunset in my window... Would be perfect 2 weeks ahead, nah? :-)



No comments: