Bogor hari ini mendung, namun mendung tak berarti hujan bukan? :)
Seperti biasa, lebih baik tidak merencanakan sesuatu di Jumat Malam, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di Sabtu Pagi. Jum'at yang cerah ceria, bukan berarti Sabtu menjadi cerah pula. :p
Cerah ceria hari ini bisa berbalik menjadi mendung hanya karena semangkuk mie lho.... Bukan karena mie di dalam mangkoknya, tetapi ada pada hati yang membuat mie-nya. hahahhahaa
Dari semangkuk mie, bisa terlihat seberapa pentingnya berbagi. Bisa saja mie itu kita makan sendirian, karena memang kita sedang di landa lapar yang menggila. Tetapi, bisa juga mie itu kita bagi kepada orang yang ada didekat kita, sebagai tanda ingat bahwa ada orang lain di dekat kita.
Bisa saja orang yang kita tawari akan menolak karena mungkin dia sudah kenyang. Sialnya, bisa jadi juga dia menerima karena dia di landa lapar yang menggila juga. Tapi bukan di terima atau di tolak yang terpentingnya. Tetapi, keinginan kita untuk memberi, kesadaran kita akan keberadaan orang lain....
Ya ampun.... cuma mie doank, ternyata bisa jadi perkara ya.... Perkara yang konon katanya bisa menyeret orang ke meja hijau, atas dasar tuntutan perbuatan tidak menyenangkan. Ppffiiuuhh....
Mari kita belajar dari semangkuk mie (bukan dari mau atau tidaknya orang terhadap mie), untuk mengingatkan betapa pentingnya berbagi dan keinginan memberi....
^_^
No comments:
Post a Comment